bait picisan untuk ibu

Tiada kasih yang melebihi kasihmu..
Tiada cinta yang abadi seperti cintamu..
Tiada belaian sehangat belaianmu..
Tiada airmata dan senyuman setulus yang kau berikan..
Tiada doa seikhlas doa yang kau panjatkan demi anak-anakmu..

…dan hari ini… kepadamu kupersembahkan ucapan selamat hari ibu… semoga hingga ajal menjemput, kasih sayangmu akan selalu terpatri di hati anak-anak tercinta…

Hehehe.. Mungkin bagi kalian.. Di atas itu hanya bait picisan yang gak puitis sama sekali.. Well.. emang.. Karena itu adalah bait doa sederhana yang tulus kurangkai untuk semua ibu yang kukenal, terlebih pada ibu yang akrab kupanggil mama “tersayang”.. Hahahaha… Iyaaaa tauuu.. Kalian lebih hebat koq dalam merangkai kalimat, Ve mahh asal ungkapan hatinya udah tersampaikan, udah senanggggg koq..

Saya memanfaatkan fasilitas send message short alias sms lewat handphone-ku untuk mengirim bait itu ke sejumlah ibu / mama yang kukenal, dan special pastinya buat mamaku.. Awalnya kupikir saat mereka membaca bait itu, mereka akan tersenyum dan mengucapkan terima kasih, setelah itu akan sibuk melanjutkan aktivitas mereka, secara yahh hari ini hari Senin…

Tau sendiri kan, jaman sekarang, ibu-ibu gak hanya nongkrong di dapur, mereka juga punya sejumlah aktivitas sesuai profesi mereka di luar dari profesi inti mereka mengurus suami dan anak-anaknya.. Apalagi kata "emansipasi" sudah tidak asing lagi dan semakin sering terkoar-koar dari mulut wanita, pria, bahkan sejumlah media. Except my mom, for me… she is the real mom…

Sekitar dua menit setelah saya mengirimkan bait tersebut, nada smsku mulai terdengar, dan sepertinya jumlah sms yang masuk lebih dari tiga sms, empat sms, enam sms!! Dan seterusnya.. Saya pun tersenyam-senyum.. artinya sms-ku berupa bait doa dan ucapan tersebut, benar-benar menarik perhatian sejumlah ibu-ibu itu.. Hihihi..

Niatku untuk membaca sejumlah sms tersebut sempat terhenti ketika handphone-ku tiba-tiba berdering, salah seorang dosenku di fakultas yang telah "menelorkan" saya sebagai seorang sarjana pertanian.. “Halo assalamualaikum, Ibu” sapaku...
“Walaikumsalam.. Halo nak, aduhh makasih sms-nya, kalimatnya bagus sekali, saya jadi terharu” jawabnya disambut tawa geliku karena malu.. Tiba-tiba terdengar isakan tangis, saya cukup kaget.. “Saya sudah lama tidak terharu seperti ini, saya hampir lupa kalau saya adalah seorang ibu, makasih yah, nak” lanjutnya.

Saya gak nyangka juga kalo sampai gini dampaknya, setelah terdiam beberapa second, saya lalu menanggapi, “Aduh Bu.. Jangan sedih.. Pokoknya ibu adalah satu dari sejumlah ibu terbaik bagi anak-anaknya”. Tangisnya pun pelan-pelan terhenti seolah-olah dia mencoba memperbaiki mimik dan mengatur nafas serta suaranya, “Ya sudah nak, Ibu mau melanjutkan aktivitas dulu, sekali lagi makasih, sukses buat Vero, assalamualaikum” Saya pun lalu membalas salam dan menutup pembicaraan.

Entah cairan apa yang mengalir di pembuluh darahku, hangat hingga aku terenyuh.. Mataku panas, dan sepertinya kelenjar air mataku akan meneteskan tetes demi tetes airmata, namun kutahan.. Saya gak sanggup saat ini, saya butuh ruang untuk memanjakan rasa sensitifku ini.. Apalagi saya sedang make up untuk siaran siang, takutnya malah luntur.

Sejumlah balasan dari bait yang kukirim via sms pun bertambah.. Pada umumnya sama, ucapan terima kasih dan pujian atas bait itu, bagi mereka itu adalah bait yang indah bahkan ada sejumlah ibu yang mengaku bahwa mereka menangis saat membaca bait itu.. Wuaahhhh rasanya pengen nangisssss *dasar cengeng*.. Ditambah lagi balasan sms mama yang panjang, tapi bukan berisi ucapan terima kasih, melainkan doa bagi kami anak-anaknya, pastinya tulus, dan agaknya Allah berpihak padanya hari ini..

Ehmmm.. Sekali lagi.. Postingan ini bukan sebuah bentuk narsis-ku, melainkan ingin mengingatkan kalian bahwa ternyata ada banyak ibu yang merindukan anaknya mengingatkan mereka, that.. “they are the best mother that we have, ever…” So… Buat kamu yang belum menyapanya, just greet her..!! Bagi semua ibu yang tak mampu "kusentuh" lewat sms, maka nikmatilah bait picisanku yang tulus kupersembahkan bagi kalian…
HAPPY MOTHER’S DAY

22 Desember 2008
13:51 wita
Maaf mas Ricky… udah buat, Mas Ricky teriak-teriak ingetin Ve bahwa udah mau di-split.. Hihihihi…

No comments: