gi mellow nih..

“Yap udah sampai, ini rumahku.. Duhhh makasih yah.... Ve jadi gak enak.. Kapan-kapan kita ngobrol lagi”... “Yah Ve, aku yang makasih, kalo ada waktu kita jalan lagi yah, bye”.... Mobilnya kemudian melaju semenit setelah aku mendarat dengan selamat sambil melambaikan tangan. Kesannya seperti teman yang udah akrab yah, padahal kami baru ketemu hari ini meskipun sebelumnya udah sempat ngobrol lewat dunia maya dan beberapa kali via sms, sampe-sampe jariku jempol semua. Ada teman yang bilang, aku itu “ratu sms” bangetsss... Hihihihi..

Awalnya saya sempat heran, kenapa dia semudah itu percaya kepadaku, bahkan menjadikanku sebagai sahabat. Mungkin karena emang Ve baik kali yah... Uppsss... Kambuh lagi deh narsisnya.. Hehehehe.. Sepulang kantor dia menjemputku dan kami menembus malam berdua. Nongkrong di sebuah “kafe kenangan” kayaknya buat dia, sambil ngobrol, bercerita tentang kita perempuan, dan "dia" laki-laki.. Tentang kesepian di tengah hiruk-pikuk.. Tentang hidup mandiri bagi kami yang terbiasa manja.. Tentang hari ini dan masa lalu, tentang mama yang selalu menjadi sosok special, dan papa sang pelindung.. Tentang sanak saudara yang begitu bijak, dan adik-adik yang manis.

Setelah memencet bel, pintu pagar pun dibuka, dan aku masuk dengan senyum tersungging karena merasa telah memulai sebuah hubungan yang baik dengan seorang teman baru. Kudapati mama di ruang tamu yang kelihatannya mencoba menahan rasa kantuknya demi menunggu anak gadisnya ini. Hahhh... My lovely mom.. Always the best lah pokoknya... “Assalamualaikum, mam... Sowry agak telat pulangnya, biassa habis jalan sama teman baru. Anaknya baik mam... Bobo meq itu, ngantuk sekaliq saya liat.. Love you mam...”, mama cuma bisa ngangguk sambil matiin tv dan lampu. Sebelum masuk kamar , saya mengucap salam ke papa yang sepertinya lagi asik nonton Apa Kabar Indonesia Malam, program tvOne selalu menjadi favorit buat papa...

Setelah masuk kamar dan duduk sejenak, serentak beberapa sms masuk ke handphoneku.. Setelah membalas sms satu per satu, tiba-tiba saya tertegun sejenak. Teringat hasil obrolanku dengan si “sahabat”ku itu.. Hahhh... Sebenarnya apa yah yang kita cari dalam hidup ini.. Kadang orang melihat itu semuanya simpel, tapi kalau dijalani ternyata rumitnya seperti benang kusut. Niatnya membahagiakan diri sendiri, eh... malah membuatnya menjadi menyedihkan.. Ada yang terbaik, eh malah milih bertahan sama yang hobinya ninggalin dan bikin sedih doang.

Saya teringat dengan mereka yang hadir dalam kehidupanku selama beberapa bulan terkahir ini. Kira-kira mereka merasakan apa yang saya rasa?? Mereka tau gak yah apa yang terbaik buatku? Ataukah mereka malah nuntut saya ikut merasakan apa yang mereka rasa, atau mungkin mereka mikirin yang terbaik buat mereka saja, dan saya adalah pelengkap kebahagiaan itu. Hummm... Kesannya saya sebuah ornamen pemanis ruangan sehingga terlihat sempurna. Lantas setelah itu? Dibiarin aja sampe berdebu dan membosankan, terus diganti dehhh dengan yang baru... Weuuuwww! Kejam banget...

Tiba-tiba jadi mellow sendiri.. Lantunan lagu D’Cinnamons -would you let me be- yang terus berulang, mempengaruhi suasana hatiku.. Jadi rindu sahabat-sahabat yang menerimaku apa adanya.. Rasanya lebih nyaman bisa cerita apapun dengan mereka yang tidak punya motif apapun kepadaku dan hanya ingin membantu mencarikan solusi untuk masalahku. Kadang melakukan hal-hal bodoh yang membuatku tertawa... Dari awal sampai akhir tetap sama, tidak ada yang berubah....

Jadi pengen berlaku menjadi siapa saya sebenarnya (jangan mikir saya manusia serigala atau semacamnya lhouuuwwww), jadi pengen bilang “aku gak suka yang ini, pengennya yang itu, jangan begini, bagusnya gitu, yang ini gak enak, mending yang itu, mau ini, ogah yang itu, bla.. bla..” Hummm... Bisa gak yah... Ouhhh c’mon Ve... don’t be selfish... Dunia ini bukan milik kamu, kalo senang yah senang, sedih yah sedih...

Tapi seperti hasil perbincangan terakhir dengan si “sahabat” via sms, life goes on, and however.. we must through it.. !!!

18 Juli 2008
00:36 wita
makasih yah malam ini, oh ya... makasih juga atas kepercayaannya... pasti ada yang terbaik koq...

1 comment:

ImhE' said...

ve..top deh kamu..pinter berkata kata..emang gitu kalee yah kalo seorang reporter n kadang nulis naskah juga..hiks..hiks..aku kacau banget kalo nulis..tq so